Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (cagub Sultra) Asrun telah resmi ditahan penyidik KPK. Asrun ditahan terkait status tersangkanya sebagai penerima suap.
Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun diduga memerintahkan putranya, Adriatma Dwi Putra, meminta duit suap ke pengusaha-pengusaha di Kendari.
KPK menyegel sejumlah lokasi terkait kasus suap Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra untuk keperluan pilkada ayahnya, Asrun, yang merupakan cagub Sultra.