Para peserta konvensi Partai Demokrat "tancap gas" untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas mereka. Membentuk tim sukses hingga menggalang sukarelawan di daerah.
Film Tjoet Nja' Dhien berhasil menembus panggung dunia. Walaupun dana produksinya tersendat, film ini tayang di layar Festival Film Cannes pada 1989. Modalnya adalah ideologi dan totalitas. Bisa dicontoh.
Sukatno aktif di Pemuda Rakjat, sementara Sri disebut turut membidani lahirnya Gerwani cabang Jakarta. Setelah tragedi 1965 meletus, pemerintah orde baru menjebloskan memenjarakan mereka.
Tren film Sukarno muncul nyaris beriringan dengan ditetapkannya proklamator RI itu sebagai pahlawan nasional. Para sutradara memilih-milih restu dari keluarga Bung Karno.