Hari kerja di Konjen RI di Hong Kong adalah hiruk pikuknya pelayanan keimigrasian. Dengan kantor menjulang 21 lantai, Konjen RI harus melayani 110 ribu TKI.
Dalam waktu berdekatan, 2 tenaga kerja wanita (TKW) tewas disiksa majikan mereka di Arab Saudi. Eh, Dubes Arab Saudi bilang peristiwa itu sebagai takdir.
TKI tidak selalu berada dalam posisi lemah di negara tempat mereka bekerja. Di Hong Kong, mereka punya posisi tawar yang lebih manusiawi. Libur banyak, gaji besar.
Kalau kita membicarakan TKI yang bekerja di luar negeri, imejnya selalu orang lugu di negeri orang, gagap teknologi, pokoknya ndeso. Jangan salah, di Hong Kong, gaya harajuku pun mereka tahu.
Perayaan HUT Kemerdekaan RI juga menjadi milik para TKI di Hongkong. Berbagai lomba khas 17-an dan panggung musik dangdut pun digelar. Lagu favorit? Apalagi kalau bukan Kucing Garong. Goyang maaaang!