Berbagai macam serangan cyber kini semakin sering dilancarkan via Facebook.Sampai-sampai, badan investigasi terkemuka dari Amerika Serikat, FBI (Federal Bureau Investigation) merasa cemas dan mengeluarkan peringatan khusus.
Spam gambar (image spam) ternyata tidak pernah benar-benar menghilang. Pada bulan Agustus 2009, rata-rata presentase spam tersebut, masih di kisaran 4%.
Geliat spam alias pesan sampah yang digelontorkan spammer tak kunjung terlihat penurunan berarti. Pada bulan Agustus 2009 misalnya, volume spam rata-rata mencapai 87% dari semua email yang lalu lalang.
Spammer terus mencari teknik baru yang bisa mendekatkan mereka kepada pemilik inbox dengan menghindari penyaring anti spam. Kabar terbaru, penjahat cyber ini tengah berusaha menyelinap masuk lewat layanan Voice over Internet Protocol (VoIP).
Meskipun volume spam rata-rata mencapai 89% dari seluruh pesan email pada Juli 2009, volume spam terus berfluktuasi. Subyek yang paling diidolakan pun belum banyak perubahan, masih mendompleng Barack Obama dan Michael Jackson.
Kelihatannya para spammer (penyebar spam/email sampah) telah gagal mengambil keuntungan dari peluncuran film Harry Potter and the Half-Blood Prince di seluruh dunia. Tak cukup sakti kah Harry?
Kaspersky Lab menghadirkan Kaspersky Mobile Security (KMS) 8.0 untuk melindungi ponsel dari ancaman kebocoran data penting dari ponsel yang hilang atau dicuri, sekaligus melacak lokasi ponsel yang hilang.
Tiga minggu telah lewat setelah kematian Michael Jackson. Namun, nama sang Raja Pop tersebut masih saja dijadikan alat kampanye oleh spam (pesan sampah) dan malware (program jahat).
Michael Jackson, Farah Fawcett dan Ed McMahon adalah tiga nama besar Hollywood yang belum lama ini meninggal dunia. Kematian mereka rupanya memicu gelombang spam yang makin ganas.