Indonesia dan Jerman berupaya untuk memperkuat hubungan kerja di 2026. Menlu Sugiono menawarkan agar Jerman memperbanyak investasi di Tanah Air lewat Danantara.
Presiden Prabowo Subianto meminta Danantara merombak BUMN dengan mengurangi jumlah komisaris dan menghentikan tantiem, untuk meningkatkan kontribusi negara.
PT Telkom Indonesia menunda RUPSLB yang dijadwalkan pada 3 September 2025. CEO Danantara memastikan penundaan ini biasa dan akan segera dijadwalkan ulang.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah sovereign wealth fund (SWF) sepanjang paruh pertama tahun 2025.