Cooking class perdana tahun ini penuh kehebohan. Jurus jitu mengasah pisau, memilih beras, menanak nasi, sampai rahasia resep saus dibongkar habis. Suasana makin riuh ketika peserta menggulung sushi dan tentu saja sambil sibuk mengunyah sushi. Tak heran jika sang sushi chef jadi 'kewalahan' sambil terus menebar senyum!
Warung Igelanca, siapa sangka kata igelanca sebenarnya berasal dari akronim bahasa sunda yang berarti ieu oge lancar. Khasnya, italian herb menjadi bumbu utama.
Sambil mengiris, menggoreng, mangaduk dan mengupas udang suasana tetap riuh dan ramai. Maklum saja 15 wanita yang doyan makan, doyan masak dan doyan jalan-jalan kumpul dan masak bareng. Beres mencicipi dan makan siang, acara cuci piring dan membungkus makananpun tak kalah ributnya. Coba saja intip ulah mereka ini!
Bentuknya seperti matahari yang sedang terbit di ufuk timur dengan saus aioli a la Perancis sebagai sinarnya. Ukurannya lebih besar dari sushi roll biasa. Mau tahu resepnya?
Melihat Pak William membuat Nasi Kismis ala Yaman terlihat sangat gampang. Bau rempah yang ditumis harum menggelitik hidung, benar-benar mengundang selera. Kami pun harus berkali-kali menelan air liur. Kesempatan istimewapun datang. Mencicipi Nasi Ksimis buatan pak William yang hangat mengepul. Rasanya? Hmm... sedap!
Jika Anda ingin lebih mengenal kuliner dan budaya makan di Singapura, rasanya buku ini adalah rekomendasi yang tepat. Tak hanya menyajikan resep-resep authentik Singapura, tetapi juga tradisi hingga mengintip isi dapur dan bumbu-bumbu masak yang biasa digunakan oleh masyarakat disana. Dengan dipandu secara step by step oleh sang pengarang, dijamin Anda tak bakal kesulitan untuk memperaktekannya di dapur sendiri!!
Sudah berapa lama Anda tinggal di Jakarta? Pernahkah Anda mencicipi pecak salak, sayur gabus pucung, pecak gurame, atau nasi bukhari? Sederetan nama hidangan khas Betawi tersebut ada di berbagai pelosok Jakarta. Pengaruh budaya Cina, Arab, India dan Portugis menjelma dalam hidangan unik khas Betawi. Andapun bisa mencoba memasaknya sendiri melalui resep-resep di buku ini.
Koleksi hidangan khas raja-raja dari Ubud, Deli Serdang, Cirebon dan Jawa disajikan dengan sentuhan modern yang cantik. Nasi Golong, Serapah Daging, Paes Dage hingga Wedang Cao dan Belaian Pandan disajikan khusus untuk berbuka puasa. Tampilannya cantik, rasanya sudah pasti menggoyang lidah! Cocok untuk berbuka puasa sore nanti.