"Semangat dan kegembiraan masyarakat yang baru tumbuh seiring dengan keluarnya putusan MA yang membatalkan kenaikan iuran BPJS akan pupus kembali," kata Anas.
"Kalau saya concern-nya bukan pada naik tidaknya, tapi saya mengajak semua pihak saatnyalah momentum ini kita bergotong royong selamatkan BPJS..." kata Handoyo.
Pengamat kebijakan publik UGM Prof Wahyudi pun menilai kebijakan Presiden Jokowi soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan diambil dalam waktu yang tidak tepat.