Salah satu anggota DPRD DKI fraksi PKS Tubagus Arief menerima hujatan di media sosial akibat perseteruan DPRD dan Ahok dalam pertemuan di Kemendagri. Ia sedang meneliti akun twitter mana yang menghujatnya.
Dunia maya ramai dengan pembahasan keributan Pemprov DKI dan DPRD DKI. Tagar #savehajilulung sempat merajai trending topic media sosial twitter. Politisi PKS Tubagus Arif menilai seharusnya masyarakat melihat kejadian itu secara keseluruhan.
Salah satu yang ramai di media sosial sejak Kamis (5/3) yakni soal kisruh Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok dengan DPRD DKI. Di media sosial twitter juga sempat ramai antara lain video youtube yang beredar.
Mediasi antara Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD di Kemendagri berlangsung cukup ricuh. Dari luar ruangan rapat sempat beberapa kali terdengar suara keributan.
DPP Partai NasDem menginstruksikan fraksinya di DPRD untuk mencabut dukungan hak angket terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. DPP PKS belum terpikir untuk melakukan langkah serupa.
Fraksi Partai NasDem DPRD DKI mencabut penggunaan hak angketnya di DPRD DKI yang ditujukan untuk Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok). Adakah partai yang akan menyusul langkah NasDem?
Seluruh pimpinan fraksi DPRD DKI telah mengadakan rapat tertutup membahas APBD 2015 DKI. Dewan memutuskan akan mengambil hak angket atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) yang dinilai telah melangkahinya.
Gubernur DKI Basuki T Purnama sempat menyatakan jika banjir yang dialami Jakarta tahun ini lebih cepat surut daripada tahun-tahun sebelumnya. Ternyata, bukan cuma Ahok saja yang berpendapat demikian.