Jika Anda penyuka hidangan pedas, nasi rames khas Pematang Siantar ini wajib untuk dicoba. Ada nasi galung yang disajikan dengan tumis suun , gulai kubis dan kentang dan teri tawar goreng yang krenyes krenyes... plus sambal tauco cabai hijau yang dijamin membuat Anda terengah-engah kepedasan. Makin lengkap dengan paduan lauk rending daging, paru goreng dan ikan pari goreng yang renyah gurih!
Variasi ayam goreng memang tak kunjung habis. Tapi ayam goreng yang satu ini memang memuaskan. Ukuran ayamnya sedikit lebih besar, luarnya garing, bagian dalamnya lembut gurih. Belum lagi taburan kremes yang sangat royal. Dengan cocolan 3 macam sambal plus nasi uduk yang gurih, 3 potong ayam gorengpun ludes sekejap!
Kalau baru pertama makan risotto mungkin Anda bakal terkejut karena bagian tengah nasi Italia ini sedikit keras. Mengingatkan nasi liwet yang kurang masak, namun risotto di kawasan Asia juga mengalami evolusi, menjadi lebih lunak sehingga lebih mirip nasi pulen. Mau coba?
Jika Anda ingin lebih mengenal kuliner dan budaya makan di Singapura, rasanya buku ini adalah rekomendasi yang tepat. Tak hanya menyajikan resep-resep authentik Singapura, tetapi juga tradisi hingga mengintip isi dapur dan bumbu-bumbu masak yang biasa digunakan oleh masyarakat disana. Dengan dipandu secara step by step oleh sang pengarang, dijamin Anda tak bakal kesulitan untuk memperaktekannya di dapur sendiri!!
Makanan Palembang tak terbatas pada empek-empek tetapi masih ada brengkes tempoyak, pindang patin, pindang ikan baung yang tak kalah lezat. Di resto ini semua bahan diimpor dari kota asalnya, diracik oleh orang Palembang. Jangan heran kalau kami kalap menyantap hidangan serba lezat itu, meskipun harus terengah-engah, huah...huah... kepedasan!
Nasi kebuli yang mengepul panas, menggoda kami yang telah seharian menahan haus dan lapar. Tak heran dalam sekejap butiran nasi yang berlumur rempah pun hilang dalam tiap suapan. Apalagi dipadu dengan sop kambing dan marak kambing yang empuk hangat beraroma harum. Alhasil semua hidangan pun tandas, tak bersisa! Sungguh sebuah hadiah 'kemenangan' berbuka puasa yang pas!