Produk pangan dan pertanian asal Amerika Serikat (AS) kini bebas masuk ke Indonesia tanpa hambatan persyaratan, seperti neraca komoditas dan perizinan impor.
Perjanjian dagang Indonesia-AS resmi ditandatangani, memungkinkan 1.819 produk RI masuk pasar AS dengan tarif 0%. Ini manfaatkan 4 juta pekerja sektor tekstil.
Menteri Airlangga Hartarto mengungkapkan Indonesia terus negosiasi tarif 0% dengan AS. Target perjanjian rampung akhir tahun ini untuk produk tertentu.
"Yang terganggu kan pasti supply minyak, yang kedua transportasi logistik, dan yang ketiga tentunya kita melihat tourism akan sangat terganggu," kata Airlangga.