PM Australia, Anthony Albanese, menyebut PM Israel, Benjamin Netanyahu, "menyangkal" situasi kemanusiaan di Gaza, yang diwarnai penderitaan warga tak bersalah.
Al Jazeera menilai Anas Al Sharif dan ketiga rekannya dibunuh sebagai "aksi membungkam pers jelang pendudukan Gaza". Israel menudingnya bekerja untuk Hamas.
Netanyahu mengumumkan serangan militer terbaru terhadap Gaza segera dimulai. Netanyahu berharap dapat menyelesaikan serangan terbaru itu dengan "cukup cepat".
Keluarga sandera Israel yang ditawan di Gaza menyerukan mogok nasional sebagai bentuk protes atas keputusan kabinet keamanan Israel untuk mengambil alih Gaza.