Dengan banyaknya layanan tambahan yang ditawarkan di dalam BBM, beberapa pengguna mengeluh aplikasi messenger tersebut jadi berat dan membuat chat lemot.
Pertumbuhan BBM justru lebih moncer sejak tersedia di Android dan iPhone dibandingkan di platformnya sendiri. Itukah alasan CEO BBM tak lagi pakai BlackBerry?
Geliat segmen gaming yang mulai bangkit, tak ingin-ingin disia-siakan Gigabyte. Maka, dilepaslah laptop gaming Aorus terbaru demi memikat para gamer Indonesia.