Rusia bersiap untuk mengirimkan dua kapal perang ke pelabuhan Tartus, Suriah. Pengerahan kapal amfibi ini dilakukan di tengah memburuknya situasi di Suriah.
Kepala pemantau PBB di Suriah mendesak untuk kelompok yang berperang untuk mengijinkan evakuasi perempuan, anak-anak, orangtua dan orang yang terluka dari zona konflik.
Situasi di Suriah masih panas. Beberapa WNI yang berada di negara itu berangsur-angsur dipulangkan. Karena itu bagi WNI yang berencana datang ke Suriah diminta mempertimbangkan lagi rencana itu.
Pemerintah diminta untuk aktif segera memulang warga negara Indonesia yang ada di Suriah. Sebab gejolak politik yang ada di dalam negeri itu belum juga reda hingga saat ini.
Aksi kekerasan tentara pemerintah terhadap warga sipil di Suriah masih saja terjadi. Bahkan tentara Suriah dituding melakukan pencabulan terhadap tahanan yang menentang rezim Presiden Bashar al-Assad.
Konflik berkepanjangan di Suriah terus merenggut nyawa. Setidaknya 52 orang tewas dalam berbagai baku tembak dan pengeboman di sejumlah wilayah Suriah dalam sehari kemarin.
Pemerintah mempercepat proses evakuasi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT) yang berada di wilayah konflik Suriah. Evakuasi diprioritaskan pada daerah rawan konflik yang membahayakan keselamatan TKI.
Konflik di Suriah belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Lebih dari 14 ribu orang telah tewas di Suriah selama 15 bulan revolusi melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.