Dokumen pusat penelitian dan reaktor nuklir milik Jerman di Juelich ditemukan di kediaman tersangka penyerang Paris, Salah Abdeslam, di Brussels, Belgia.
Tiga minggu setelah teror bom, bandara Brussels, Belgia, terpaksa ditutup lagi. Penyebabnya, ada aksi mogok dari petugas air traffic control (ATC) di Belgia.