detikNews Kamil Tetap Bantah Korupsi DAU Terdakwa kasus korupsi DAU dan BPIH Taufik Kamil membantah tuduhan jaksa. Dia bersikeras tidak pernah melakukan korupsi. Jumat, 27 Jan 2006 13:57 WIB
detikNews Serahkan Pada Pemerintah, MUI Minta Playboy Sadar MUI menyerahkan sepenuhnya penerbitan majalan Playboy edisi Indonesia kepada pemerintah. Namun MUI minta pengelola majalah panas itu sadar. Rabu, 18 Jan 2006 12:00 WIB
detikNews Taufiq Kamil Keberatan Kembalikan Uang Rp 2,86 miliar Mantan Dirjen BPIH Depag Taufiq Kamil menolak mengembalikan uang yang dituntut kepadanya sebesar Rp 2,86 miliar. Dia menilai tuntutan itu berlebihan. Jumat, 13 Jan 2006 22:28 WIB
detikNews Jangan Tutupi Illegal Logging di Jember & Banjarnegara Suara yang membeberkan terjadinya pembalakan hutan alias illegal logging di Jember dan Banjarnegara, makin nyaring. Rabu, 11 Jan 2006 17:25 WIB
detikNews Pendirian Rumah Ibadah Minimal Harus Ada 100 Pemeluknya Pendirian rumah ibadah dapat dilakukan apabila dalam suatu lingkungan terdapat anggota minimal 100 orang pemeluk agama tertentu. Kamis, 05 Jan 2006 18:57 WIB
detikNews MUI Sosialisasikan Fatwa Antiterorisme Santernya isu penculikan pejabat dan menyusul peledakan bom di Palu, mendorong MUI lebih gencar mensosialisasikan fatwa antiterorisme. Minggu, 01 Jan 2006 02:00 WIB
detikNews Hujan Deras Ancam Tahun Baru di Palembang Hujan deras diperkirakan mewarnai perayaan malam pergantian tahun di Palembang. Sementara, penjagaan ketat dilakukan aparat kepolisian di pusat perbelanjaan dan hotel. Sabtu, 31 Des 2005 18:21 WIB
detikNews MUI: Bom Palu Bukan Konflik Agama Majelis Ulama Indonesia mengutuk keras bom yang meledak di Palu. Peledakan bom yang menewaskan 8 orang tersebut bukan konflik agama. Sabtu, 31 Des 2005 16:20 WIB
detikNews Arsyad Mbai: Bom Palu Ingin Rusak Citra SBY Ketua Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Menko Polhukam Ansyad Bai menduga pelaku peledakan bom adalah ingin merusak citra SBY. Sabtu, 31 Des 2005 15:54 WIB
detikInet Situs 'Kerajaan Tuhan' Lia Eden Ngadat Kelompok "Kerajaan Tuhan" yang kembali disorot, sempat punya dua situs untuk menyebarkan ajarannya. Keduanya kini ngadat alias tak bisa diakses. Rabu, 28 Des 2005 16:15 WIB