Perilaku tak baik kembali diperlihatkan oleh anggota DPR. Pagi ini, banyak anggota DPR yang mangkir dari rapat paripurna. Dari 560 anggota Dewan, hanya sekitar 50 orang yang hadir.
Salah satu yang menyebabkan anggota DPR lebih banyak ditangkap KPK adalah keterbatasan kewenangan DPD. Sosiolog dari UI Imam B Prasodjo Imam mengingatkan, jika kewenangan DPD ditambah hingga bisa memutuskan anggaran, jangan sampai lembaga ini mengulangi kesalahan DPR.
Komisi XI DPR mulai melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) anggota BPK yang akan menggantikan TM Nurlif yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Anggota Fraksi PDIP Gayus Lumbuun pernah menyatakan diri nonaktif dari DPR selama proses fit and proper test calon hakim agung. Namun rupanya Gayus tidak sepenuhnya menghilang dari DPR. Dia masih ikut dalam rapat timwas Century.
Ratu Atut pernah menjadi gubernur terkaya ketujuh dengan kekayaan Rp 17 miliar lebih. Diyakini harta Atut sudah melimpah ruah. Mengapa belum juga dilaporkan ke KPU?
Komisi XI DPR siap melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 16 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pengganti TM Nurlif.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Irman Gusman membantah adanya kabar miring mengenai naskah pidato Ketua DPD RI saat Sidang Bersama 16 Agustus 2011, telah menelan biaya Rp 170 juta dan dikerjakan di hotel Intercontinental.