IHSG diperkirakan akan kembali terkena koreksi, apalagi setelah jatuhnya Wall Street gara-gara bom di Boston serta melambatnya pertumbuhan ekonomi China.
IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang tipis dan cenderung melemah mengikuti pergerakan bursa global akhir pekan lalu. Bursa-bursa regional yang melemah juga ikut memberi sentimen negatif.
IHSG diperkirakan akan naik di mana hal ini juga dikonfirmasi oleh indikator MA 5 dan MA 20 yang menghasilkan sinyal bullish dan diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.850-4.985.
PT PLN (Persero) mencatat laba bersih Rp 3,2 triliun di 2012, anjlok 40% dari Rp 5,4 triliun pada tahun sebelumnya. Laba tergerus gara-gara naiknya rugi selisih kurs.
IHSG diprediksi akan menguat terbatas didorong sentimen dari pasar global. Melemahnya pasar-pasar saham di Asia bisa sedikit menghambat penguatan IHSG.