Sungguh kecewa. Image kehebatan motor Honda itu pun langsung memudar dalam pikiran saya. Sungguh sangat disayangkan. Kepercayaan dan loyalitas konsumen selama ini kepada Honda harus ditebus oleh kekecewaan yang mendalam.
Warga di Jalan Dipatikur memasangi batang pohon dan karung di jalan berlubang. Pasalnya, sudah sering mobil dan sepeda motor terperosok di lubang yang berada di tengah jalan.
Sejumlah jalan berlubang di Kota Bandung yang sempat ditambal, kini kembali rusak. Wali Kota Bandung Dada Rosada mengaku kualitas perbaikan jalan tidak bagus, sehingga aspal gampang hancur karena tergerus hujan.
Di Jalan Gerlong Hilir terdapat lubang yang sangat lebar. Panjangnya 3 meter dengan kedalaman sekitar 10 centimeter. Warga pun menyesalkan kenapa Jalan Gerlong Hilir tak termasuk dalam 121 ruas jalan yang diperbaiki Pemkot.
Tak hanya di Kota Bandung, jalan rusak dan berlubang pun 'akrab' dengan pengendara di wilayah Kabupaten Bandung. Lebih parah lagi, kondisi itu dibiarkan hingga setahun dan sering memakan korban.
Pemandangan jalan berlubang di Kota Bandung tampaknya hampir bisa ditemui di seluruh ruas jalan. Saat hujan mengguyur, membuat jalanan bak kubangan. Padahal beberapa jalan tersebut belum lama sudah diaspal lagi.
Di usianya ke-200 tahun ini, Kota Bandung masih belum memberikan kenyamanan bagi warganya, terlebih bagi pelancong dari luar kota maupun mancanegara. Jalan berlubang yang kerap memakan korban masih menjadi keluhan yang utama.
Untuk anda yang akan melakukan perjalanan menggunakan mobil atau roda dua ke arah Pamengungpeuk / menuju Bayongbong melewati jalur Sanding tepatnya 1 Km dari perempatan maktal, hendaklah berhati-hati karena banyaknya jalan yang berlobang dengan diameter rata-rata 1 meter dan kedalaman rata-rata 50Cm. (Ahmad)
Di Jalan Raya Kemang sebelum Pom Bensin Kemang (depan Gang Parakan Salak) terdapat lubang yang kian hari kian dalam sehingga banyak pengendara yang kecelakaan. Kemungkinan lubang tersebut akibat meluapnya kali.