Raksasa otomotif Jepang menghadapi kerugian lebih dari US$ 19 miliar atau Rp 313,50 triliun (kurs Rp 16.500) imbas kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).
Raksasa chip, Texas Instruments akan menginvestasikan US$ 60 miliar atau sekitar Rp 982 triliun (Kurs Rp 16.373) demi memperluas fasilitas semikonduktor di AS.
Pemangkasan ini mewakili 8% tenaga kerja Audi. Ini pukulan berat bagi otomotif Jerman, yang terhuyung akibat persaingan dengan China di sektor mobil listrik.