Bagaimana mungkin sebuah masyarakat yang terdiri dari 115 pria, wanita, dan anak-anak lenyap begitu saja? Ini adalah pertanyaan yang menghantui sejarawan
Cucu pendiri Mustika Ratu, Kusuma Sri Whisnu Puteri, menggelar lamaran dengan nuansa Jawa. Paras cantiknya yang mirip sang nenek di masa muda jadi sorotan.