Senggo, sebuah desa di pinggiran sungai Daerum. Disitulah saya, Harley dan Bang Leo kami menginap sebelum berpetualang ke pedalaman Suku Korowai di Basman. Sebuah desa di Distrik Citak Mitak Kab. Mappi yang jaraknya kurang lebih enam jam dengan speed boat dari Agats. Melewati Teluk Flamingo di Laut Aru dan sungai-sungai besar di Papua menjadikan perjalanan ini sebuah petualangan yang seru.
Di papan nama rumah makan ini tercantum tulisan "Original Since 1960". Ah, tapi kenapa kita baru mengenalnya sejak beberapa tahun terakhir ini saja? Ternyata, Pelangi ini adalah cabang dari RM Paotere di Makassar yang juga sangat populer karena sajian ikan bakarnya.
Kemenkes terus menggenjot pelayanan kesehatan untuk pasien Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Kemenkes mengakui sistem pendataan perlu diperbaiki.
Berangkat ke Setu Babakan dengan perasaan excited karena perjalanan kali ini kami akan menjauhi Jakarta untuk sementara waktu. Lalu melihat perkebunan teh dan menunggangi kuda di areal pabrik teh Gunung Mas.
Mereka yang sering mondar-mandir ke Singapura tentu tahu bahwa di sana ada dua rumah makan India - Muthu's Curry dan Banana Leaf Apollo, keduanya di Race Course Road, Little India - dengan sajian fish-head curry yang kondang ke seluruh dunia.