detikNews Novanto Mulai Melawan Jika sebelumnya politikus Golkar itu seperti mengalir saja mengikuti perkembangan kasusnya, kini Novanto melawan. Sabtu, 21 Nov 2015 12:35 WIB
Skandal Papa Dewan Minta Saham "Menyangkutkan Presiden dan Wapres untuk urusan komisi itu berbahaya. Menghina, sangat menghina." Sabtu, 21 Nov 2015 12:01 WIB
detikNews Pakar Hukum UI: Kalau Betul Novanto Catut Presiden, Berbahaya! Pakar hukum pidana Universitas Indonesia Chudry Sitompul menilai kasus Novanto sebagai skandal berbahaya. Sabtu, 21 Nov 2015 11:52 WIB
detikNews Kata KPK Soal Kasus Terkait Katabelece Atas Nama Novanto ke Pertamina Pertamina menyebut katebelece atas nama Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus yang sedang ditangani KPK. Apa kata KPK? Sabtu, 21 Nov 2015 11:47 WIB
detikNews Anggota DPR Dorong Pertamina Laporkan 'Katebelece Novanto' ke Bareskrim Anggota Komisi VII DPR Inas Nasrullah Zubir menyarankan Pertamina melaporkan katebelece atas nama Setya Novanto ke Bareskrim Polri. Sabtu, 21 Nov 2015 10:48 WIB
detikNews Komisi VII DPR dan Pertamina Bahas Katebelece Atas Nama Novanto Senin Persoalan katebelece atas nama Setya Novanto akan segera dibahas bersama Pertamina pada rapat Komisi VII. Sabtu, 21 Nov 2015 10:38 WIB
detikNews Verifikasi Aduan Sudirman Said, MKD akan Buat Analisa Rekaman Soal Freeport Pembuatan transkrip secara utuh menurut Dasco dimaksudkan untuk mencocokan kesesuaian isi laporan Sudirman Said. Sabtu, 21 Nov 2015 09:45 WIB
detikNews Golkar: Mosi Tidak Percaya Setnov Sengaja Digulirkan untuk Rombak Pimpinan DPR Jubir Partai Golkar Tantowi Yahya menduga mosi tidak percaya sengaja digulirkan agar pengocokan ulang (reshuffle) pimpinan DPR. Sabtu, 21 Nov 2015 08:41 WIB
detikNews KMP 'Tutup Telinga' Soal Suara Minta Setya Novanto Mundur KMP tak mau ambil pusing dengan 'nyanyian sumbang' yang meminta Setya Novanto mundur gara-gara diduga mencatut nama presiden/wapres dalam pembahasan Freeport. Sabtu, 21 Nov 2015 07:30 WIB
detikNews Kumpul di Hambalang, KMP Dengar Penjelasan Setya Novanto dan Beri Dukungan KMP menegaskan tetap mendukung Ketua DPR Setya Novanto untuk mengikuti proses di MKD DPR atas aduan dugaan pencatutan nama presiden/wapres. Sabtu, 21 Nov 2015 06:52 WIB