detikNews KPK Kecewa Hakim Tolak Bagir KPK kecewa berat atas penolakan majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor yang tidak mengizinkan JPU menghadirkan Ketua MA Bagir Manan. Rabu, 26 Apr 2006 14:18 WIB
detikNews Kejagung Diminta Ambil Alih Kasus HAM di Wasior dan Wamena PBHI mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alih kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Wasior dan Wamena, Papua. Senin, 24 Apr 2006 14:33 WIB
detikNews DPR Dukung Pengecekan Ulang Kesehatan Soeharto Langkah Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh untuk melakukan pengecekan ulang kesehatan mantan Presiden Soeharto mendapat dukungan DPR. Senin, 24 Apr 2006 11:15 WIB
detikNews MA Minta KY Rekrut Hakim Karir MA meminta agar susunan hakim agung yang akan direkrut KY berasal dari hakim karir. Ada 18 nama hakim karir yang telah dikantongi Bagir Manan. Jumat, 21 Apr 2006 16:33 WIB
detikNews Tim Koneksitas Korupsi Heli MI-17 Terbentuk Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh telah menandatangani surat keputusan pembentukan tim koneksitas dalam kasus korupsi di tubuh Departeman Pertahanan. Jumat, 21 Apr 2006 00:23 WIB
detikNews Tim Koneksitas Korupsi Heli MI-17 Terbentuk Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh telah menandatangani surat keputusan pembentukan tim koneksitas dalam kasus korupsi di tubuh Departeman Pertahanan. Kamis, 20 Apr 2006 23:48 WIB
detikNews Sidang PK Ba'asyir 1 Jam, Jaksa Vs Pengacara Adu Mulut Sidang PK Ustad Abu Bakar Ba'asyir yang menghadirkan terpidana Bom Bali I Amrozi sebagai saksi hanya berlangsung 1 jam. Jaksa dan pengacara Ba'asyir sempat adu mulut. Rabu, 19 Apr 2006 11:34 WIB
detikNews KPK Masih Cari Calon Penasihat Walaupun upaya seleksi sudah dilakukan, KPK masih belum menemukan calon yang tepat untuk mengisi posisi penasihat. Rabu, 19 Apr 2006 00:06 WIB
detikNews 7 Personel TNI Gabung Tim Koneksitas Korupsi Heli Mi-17 Mabes TNI telah menunjuk 7 personelnya untuk bergabung dalam Tim Penyidik Koneksitas kasus korupsi pengadaan helikopter Mi-17. Selasa, 18 Apr 2006 18:08 WIB
detikNews RI Segera Tarik Aset Hendra Rahardja di Hong Kong Upaya pemerintah menarik aset-aset koruptor di luar negeri mencapai titik terang. Salah satunya aset milik Hendra Rahardja di Hong Kong. Selasa, 18 Apr 2006 17:01 WIB