Di saat udara dingin, perut sangat lapar rasanya makanan yang alami menjadi santapan mantap. Tempatnya nyaman. Ada ikan goreng atau bakar, aneka sambal, tutut, sate pusut, gepuk, ayam goreng plus beragam sambal segar yang pedas menggigit. Hmm... top enaknya!
Makan makanan Sunda paling enak sambil lesehan di saung bambu. Sambil ngariung dengan keluarga atau teman, tangan mencomot gurami bakar dicocol sambal kecap. Tambah nasi hangat, makanan masuk ke mulut. Beuh... Raos pisan!
Ocha, minuman favorit warga Jepang ini tidak hanya dikonsumsi sebagai pelepas dahaga. Ocha pun kini bisa diolah menjadi campuran makanan, seperti di restoran Iyemon Salon, Kyoto ini.
Nasi rames gaya Singapura ini banyak disukai karena lauknya sederhana. Ikan asin yang garing dan renyah berbalut sambal menjadi lauk utamanya. Telur rebus pun melengkapi nasi yang sering disantap sebagai menu sarapan ini. Yuk, cobain!
Tidak berlebihan rasanya jika serangan stroke dikatakan sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam. Sering muncul tanpa diawali gejala tertentu, tetapi dampaknya sangat serius.
Memasuki hari kedua kampanye sistem zona, Rabu (4/7/2012), cagub dan cawagub DKI Jakarta terus berusaha menggenjot elektabilitasnya. Di mana saja mereka menyapa konstituen potensialnya hari ini, berikut ini daftarnya:
Nasinya hangat yang pulen dibalut dengan daun pisang yang semerbak aromanya. Disuap dengan lauk daging gepuk ataupun bebek yang gurih empuk, tahu tempe, dan lalapan. Pastinya dengan sambal dadak yang pedas-pedas nikmat. Aih... Ngalimed pisan!
Kanker bisa diobati dengan terapi yang tepat dan pasien mau disiplin menjalani pengobatan. Pengobatan kanker memang membutuhkan waktu yang lama dan menguras banyak tenaga.
Ikan bakar selalu mengundang sensasi dahsyat. Dari aroma wangi yang menebar saat dibakar hingga olesan bumbu yang meresap dalam dagingnya. Yang satu ini justru dibalut dengan bumbu cabai yang pedas menggigit. Ditambah kucuran air jeurk limau yang wangi, hmm... aduhai sedapnya!