Ketersediaan daging sapi, baik impor maupun lokal, sangat terkait dengan ketahanan pangan suatu bangsa. Jadi jangan heran kalau di RI ketersediaan daging sapi sama pentingnya dengan ketersediaan beras, gula, dan sebagainya.
Presiden SBY telah menyiapkan empat langkah penting untuk mengatasi penghentian sementara ekspor sapi oleh Australia ke Indonesia selama 6 bulan. Apa saja keempat langkah tersebut?
Indonesia jangan khawatir dengan kebijakan penghentian sementara ekspor sapi hidup Australia ke Indonesia. Karena justru Australia yang merugi karena penghentian ekspor ini.
Pemerintah berjanji untuk menggenjot produksi lima komoditas pangan untuk bisa lepas dari ketergantungan impor yang selama ini dilakukan. Apa saja lima komoditas tersebut?
Sampai menjelang akhir hayatnya Soeharto ternyata masih mempedulikan rakyat. Soeharto sempat berencana ingin berjualan nasi dan nugget ikan dengan harga murah agar rakyat bisa makan dengan layak.
Australia akan memperketat ekspor sapi ke Indonesia. Menanggapi rencana tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meminta agar Indonesia tidak terlalu tergantung dengan sapi impor.
Sebagian besar dari 925 juta penduduk dunia yang masih hidup dalam kelaparan berada di wilayah Kelompok Negara G-77, dan kita harus merubah kondisi ini.
Pemerintah menaikkan Harga Patokan Petani (HPP) gula kristal putih (plantation white sugar) sebesar 10,2% dari Rp 6.350 per kg menjadi Rp 7.000 per kg.