PPP kesal karena tidak mendapat jatah pimpinan MPR dari Koalisi Merah Putih dan mengaku berkomunikasi dengan PDIP. Gayung bersambut, PDIP pun menyiapkan kursi impian PPP tersebut.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) memutuskan Ketua HKTI Oesman Sapta Odeng sebagai calon pimpinan MPR. Ketum Gerindra Prabowo Subianto rupanya juga menyatakan sebagai Ketua HKTI, sehingga hubungan keduanya tak harmonis.
PPP masih penuh harap untuk diusulkan Koalisi Merah Putih (KMP) dalam paket pimpinan MPR yang akan diusulkan. Wasekjen PPP Hasan Husaeri Lubis pun mengungkap janji lain yang diberikan oleh KMP.
Setelah tak dapat kursi pimpinan DPR, PPP dikabarkan akan kembali tak mendapat kursi pada paket pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Merah Putih (KMP). Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha pun tak menjamin partainya akan setia dengan KMP.
Politisi PPP Syaifullah Tamliha menyebut adanya proses lobi politik di internal Koalisi Merah Putih (KMP) tadi malam hingga dini hari ini. Pertemuan yang berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat itu belum diketahui apa hasilnya.
Partai NasDem bersama dengan PDIP, Hanura, dan PKB sepakat mendukung perwakilan dari DPD untuk menjadi Ketua MPR. Politikus NasDem Akbar Faisal menyatakan hal tersebut merupakan hasil musyawarah.
PPP mengaku sudah 'berdarah-darah' di dalam Koalisi Merah Putih (KMP) sehingga merasa pantas mendapat jatah kursi pimpinan MPR, namun harapan itu pupus. Di sisi lain, ada Partai Demokrat yang mengaku sebagai penyeimbang tetapi mendapat posisi strategis.
Koalisi Merah Putih (KMP) mengadakan pertemuan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat untuk bahas paket pimpinan MPR. Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid yang juga di lokasi membantah adanya pertemuan tersebut.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan beberapa petinggi Koalisi Merah Putih (KMP). Di sela pertemuan itu, ada pula politisi PDIP Effendi Simbolon.