Sweeping tahu-tempe di pasaran yang dilakukan para perajin tahu-tempe hari ini masih berlanjut. Evaluasi sementara, para perajin mematuhi kesepakatan mogok massal. Karena itu personel yang melakukan sweeping akan dikurangi.
Anggota Gabkoptindo (Gabungan Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Indonesia) kemarin melakukan razia terhadap penjual tempe dan tahu. Jika ada masyarakat yang merasa keberatan dengan aksi itu, segera laporkan ke polisi.
Harga kedelai dalam negeri belakangan ini melonjak tajam. Kejadian ini menjadi bukti bahwa negara tidak memiliki daulat penuh terhadap ketahanan pangan nasional.
Anggota Gabkoptindo melakukan razia terhadap penjual tempe dan tahu. Meski aksi ini merupakan reaksi untuk menekan pemerintah, tetap saja tidak elok dengan melakukan razia.
Saat para perajin tempe tahu di beberapa daerah terancam gulung tikar dan mogok produksi akibat naiknya harga kedelai, justru perajin tempe benguk di Bantul, Yogyakarta tenang-tenang saja. Kenapa?
Aksi mogok produksi perajin tahu dan tempe di wilayah ibu kota disesalkan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke). Foke meminta pihak-pihak yang mengajak mogok produksi untuk bertanggungjawab dan menghentikan aksinya.
Wartawan BBC Indonesia, Sigit Purnomo, melaporkan pemerintah Indonesia membebaskan bea masuk kedelai impor hingga akhir tahun 2012 guna menekan kenaikan harga bahan baku pembuatan tahu dan tempe.
Pulau Jawa dilanda krisis kedelai. Tentu hal ini mempengaruhi produksi tempe mendoan yang diburu para traveler. Sebelum tempe mendoan ikut menghilang, mampir ke Sawangan, Purwokerto untuk melihat pembuatan tempe mendoan.