Tarik-menarik pergantian jabatan deputi pemberantasan diduga menjadi penyebab kekisruhan di Badan Narkotika Nasional (BNN). Benarkah sindikat bandar narkoba ikut bermain di belakang semua itu?
Sebenarnya apa yang terjadi dengan Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Benny Mamoto? Ia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan memeras pengusaha. Seorang Kompol menyatroni kantornya dan mencuri dokumen. Isu miring bermunculan.
Tarik-menarik pergantian jabatan deputi pemberantasan diduga menjadi penyebab kekisruhan di Badan Narkotika Nasional (BNN). Benarkah sindikat bandar narkoba ikut bermain di belakang semua itu?
Markas badan antinarkotika di Cawang, Jakarta Timur, dikejutkan oleh aksi eks personelnya, Kompol AD, yang menyusup masuk dan diduga mencuri sejumlah dokumen di gedung BNN. Ada apa sebenarnya?
Kompol AD mengaku kedatangannya ke kantor BNN untuk mengurus dokumen pribadi guna menyelesaikan hak gaji yang belum diterimanya. Namun belakangan terkuak AD mengiming staf BNN agar dapat membuka ruang lain yang menyimpan dokumen.
Wakapolri Komjen (Pol) Nanan Sukarna menegaskan kedatangan Kompol AD ke Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak terkait urusan dinas di Polri. Dia pergi ke BNN untuk urusan pribadi.
Kasus soal Kompol AD yang diduga masuk tanpa izin dan mengmbil dokumen di Badan Narkotika Nasional (BNN) terus bergulir. Desas desus yang beredar AD ini merupakan ipar dari pejabat tinggi di Bareskrim.