Tidak lama lagi bangsa Indonesia akan segera menghadapi hajatan besar lima tahunan, yakni Pemilu 2009. Capres dan cawapres diimbau untuk siap menang dan siap kalah.
Indonesia memang perlu waktu. Demokrasi di Indonesia masih dalam taraf belajar sehingga di sana-sini masih banyak terjadi tindakan tidak demokrasi di tengah-tengah demokratisasi.
Masih merasa belum puas dengan proses Pilwalkot Bandung 2008, tim Trendi menyampaikan 8 rekomendasi moral untuk penyelenggaran Pilwalkot lima tahun mendatang.
DPW PKB Jatim dibawah kepemimpinan Imam Nahrawi menggelar islah kepengurusan. 38 DPC PKB se Jatim baik dari kubu Gus Dur dan Cak Imin siap memenangkan PKB pada pemilu 2009.
Kemenangan cagub yang diusung PDIP di Surabaya disambut gembira tim pemenangan SR. Kemenangan ini akan menjadi dasar PDIP Surabaya sebelum pemilu legislatif dan Pilpres 2009.
Empat pimpinan puncak Partai Golkar mulai digadang-gadang untuk meneruskan estafet kepemimpinan nasional pada Pemilu 2009. Mereka dipercaya bisa menyelesaikan persoalan bangsa.
"Saya tidak pernah islah dengan maling. Yang dinamakan islah itu barang busuk. Saya sudah tidak percaya dengan Muhaimin," kata Gus Dur waktu itu. Akankah Gus Dur berubah pikiran?
Yenny Wahid terus melakukan perlawanan terhadap PKB Cak Imin. Paling baru, dia ingin menggugat Menkum dan HAM yang mengeluarkan SK kepemimpinan Muhaimin-Lukman Edy. Beneran mau islah?