Presiden Mesir, Hosni Mubarak, mengirimkan pasukan militer lengkap dengan kendaraan lapis baja ke kota-kota besar di Mesir. Langkah ini dilakukan Mubarak untuk meredam demonstrasi besar-besaran yang menuntut dirinya mundur.
Demonstran yang menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk turun dari jabatannya dihalang-halangi aparat Kepolisian. Polisi membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata serta peluru karet.