Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkulai lemas terpukul merahnya bursa regional. Saham-saham unggulan rontok diterjang aksi jual besar-besaran. Pasar saham dilanda kepanikan terkait situasi pasar saham AS kian tak menentu yang ditandai jatuhnya Dow Jones hingga 315,79 point (2,5%) ke posisi 12.266,39 pada akhir pekan lalu (29/2/2008), karena turunnya dolar AS yang telah memicu kenaikan harga minyak ke US$ 103 per barel.
Pasar saham dalam negeri meluncur cepat terkena imbas bursa regional yang tenggelam mengikuti anjloknya Wall Street.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi ajang aksi ambil untung terutama pada saham-saham unggulan di sektor telekomunikasi dan perkebunan.
Pasar saham akan waspadai pelemahan indeks di Wall Street. Melemahnya Wall Street kemungkinan akan menular ke indeks regional termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/2/2008).
Pasar saham dalam negeri mengalami kenaikan yang lumayan karena investor merespons positif kinerja emiten 2007 yang kebanyakan naik tajam seperti sektor pertambangan.
Satu lagi perusahaan sawit akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Gozko yang bergerak dibidang perkebunan, perdagangan dan pengolahan kelapa sawit dan minyak nabati (crude palm oil) menawarkan 1,5 miliar lembar saham dengan nominal 100 per saham.