Pemerintah Mesir memastikan 3 orang tewas dalam bentrokan antara massa pendukung dan massa anti Presiden Hosni Mubarak di Kairo. Sementara itu 693 orang lainnya terluka.
Dari Gamal Abdul Naser, beralih ke Anwar Sadat, lalu Hosni Mubarak, rakyat Mesir hidup di bawah pemerintahan yang otoriter. Ketiga pemimpin itu sempat dipuja-puja tapi kemudian ternyata sama-sama menindas rakyatnya.
Mubarak sudah tidak lagi memiliki kekuatan. Kalau ia masih ngeyel keterlaluan juga. Dia bisa kayak Anwar Sadat ditembak mati. Sekarang masalahnya, siapa yang akan jadi pengganti Mubarak?
Presiden Barack Obama mengingatkan Presiden Hosni Mubarak bahwa dia harus memulai melakukan transisi kekuasaan "sekarang". Statemen ini seolah mengisyaratkan tawaran Mubarak untuk turun setelah pemilu bulan September 2011 tidaklah cukup.
Sebanyak 300 orang diduga telah tewas dalam kerusuhan anti-pemerintah di Mesir. Peran aparat keamanan dalam kekerasan ini harus diselidiki. Demikian dikatakan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Navi Pillay.