Pasar saham mengawali pekan ini dengan kenaikan yang lumayan meski pada sesi I sempat koreksi. Saham sektor energi dan Telkom menjadi motor penggerak kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 5,248 poin ke posisi 2.759,942. Anjloknya IHSG di sesi I ini diindikasikan karena terseret melemahnya bursa Jepang.
Pasar saham dalam negeri diprediksi akan positif dengan mengandalkan sentimen kenaikan harga komoditas. Namun bursa regional yang labil bisa mengganggunya.
Setelah beberapa kali gagal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa menembus level 2.800. Pembelian selektif saham unggulan membawa IHSG ke rekor tertingginya.