Rilis "Barbie" di Jepang diiringi protes yang mengecam promosi Barbie dan Oppenheimer sebagai "Barbenheimer". Promosi itu dinilai meremehkan korban bom atom.
Distributor Jepang untuk Barbie minta maaf atas reaksi perusahaan induknya di AS terkait meme yang menurut orang-orang meremehkan serangan bom atom di Jepang.
Beragam meme Barbenheimer mengusik masyarakat Jepang hingga membuat protes keras. Perusahaan cabang di Jepang pun menuntut agar Warner Bros US menghapusnya.
Seiring hebohnya film Barbie, sosok seniman Nigeria Haneefah Adam menjadi sorotan. Haneefah membuat kreasi yang dinamai Hijarbie, barbie stylish berhijab.