Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto 213.000 rumah rusak terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.
Banjir di Pekalongan mengakibatkan pembatalan keberangkatan kereta dari Stasiun Malang. KAI prioritaskan keselamatan penumpang dengan pengembalian tiket 100%.
Presiden Prabowo menjelaskan alasan banjir dan longsor di Sumatera tidak ditetapkan sebagai bencana nasional, meski pemerintah tetap serius menangani dampaknya.
Peristiwa itu dipicu oleh hujan monsun. Bencana banjir dan longsor ini memicu situasi mengerikan yang disebut oleh penduduk setempat bagaikan "kiamat".