Penjual bak kut teh ini memiliki nasib miris. Sang penjual meninggal dunia gegara jam kerja berlebihan selama 18 jam. Semua dilakukannya untuk membayar hutang.
Wakil Direktur Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro menyebut rencana merger masih dalam pembahasan pemegang saham Seri A perseroan, yakni Danantara.