Kita tidak hanya memikirkan esensi merdeka belajar, tapi juga pendidikan yang memerdekaan, terutama pendidikan yang setara bagi yang lemah, yang tak berdaya.
Suara rakyat dapat dipertahankan dan proses demokrasi dapat ditegakkan dengan menempatkan keamanan yang kuat terhadap serangan phishing dan spam pascapemilu.
"Living books" dapat membantu merealisasikan nilai-nilai Kurikulum Merdeka Belajar sebagai media pembelajaran karena sama-sama menekankan kebebasan anak.
Masih ada tantangan kualitas pendidikan dan produktivitas yang harus ditingkatkan sehingga Indonesia mendapatkan keuntungan dari keunggulan demografis.