Komisi AS untuk Kebebasan Beragama mengajak pemerintah menempatkan India dalam daftar hitam menyusul maraknya islamofobia di bawah pemerintahan Narendra Modi.
"Tidak diperlukan lagi adanya aturan keamanan lain yang baru yang justru malah akan mempersulit, mengubah fokus kita dalam menagatasi pandemi ini," ujar Yati.