Presiden Libya Muammar Khadafi menuding bahwa Al Qaeda bertanggungjawab atas timbulnya aksi unjuk rasa besar-besaran di Libya. Hal ini ditegaskan Khadafi dalam perbincangan dengan sebuah stasiun televisi nasional Libya.
Seratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi solidaritas untuk warga Libya yang menentang rezim Muammar Khadafi. Mereka pun mendukung Dubes Libya untuk RI yang mengundurkan diri.
Puluhan penumpang pesawat tujuan Long Apung, Kab Malinau, Kaltim, mengamuk di Bandara Temindung, Samarinda. Mereka merusak dan memecahkan kaca karena kecewa tidak adanya pesawat ke daerah perbatasan itu.