Sekelompok pria bermotor yang merusak toko 7-Eleven, Jl Salemba Raya, Paseban, Jakarta Pusat diduga dari anggota TNI AL. 200-an anggota TNI AL ini mencari anggota geng motor yang telah membunuh salah satu teman mereka, Kelasi Arifin.
Maraknya aksi kebrutalan geng motor membuat masyarakat Jakarta resah. Jajaran Mabes Polri turun tangan dan meminta gerombolan sadis itu segera menyerahkan diri.
Polisi masih memeriksa intensif Joshua Raynold Radja Gah (21) terkait pengeroyokan anggota TNI AL, Kelasi Arifin Sirih di Pademangan, Jakut, Minggu (31/3) dini hari lalu. Namun, mahasiswa Universits Trisakti itu masih bungkam.
Belakangan ini, Jakarta marak aksi kejahatan diduga dilakukan geng motor. Disinyalir ada kelompok maupun perorangan dari geng motor asal Jabar yang hijrah ke Jakarta.
Geng motor berpita kuning mengamuk di Jakarta. 7 Lokasi jadi sasaran geng anarki ini, mulai dari Jakarta Utara hingga Jakarta Pusat. Bahkan seorang warga meninggal dunia dianiaya. Kemana polisi?
Darman shock, tidak kuasa menahan sedih saat melihat anaknya, Anggi Darmawan (19), terbungkus kain kafan dan dimasukkan keranda hijau. Anggi meninggal akibat aksi pengeroyokan oleh gerombolan pemotor.
Kebrutalan geng motor dinihari tadi tak terkendali. Tak cuma memukuli orang tak berdosa di pinggir jalan hingga tewas dan merampas ponsel pengunjung 7-Eleven, mereka juga sempat melempari Polsek Tanjung Priok.
Kebrutalan 50-an anggota geng motor yang beraksi Jumat dinihari tadi makan korban jiwa. Anggi Darmawan menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat di RS Islam, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.