Lagi-lagi masyarakat harus beradaptasi dengan kehidupan baru a la hemat energi. Lift-lift dimatikan, pejabat mengenakan batik, dan siaran TV dibatasi sampai tengah malam. Merasa menderita? "Banyak yang sama, jangan takut menderita sendiri," ujar Nurul Arifin.
Seiring imbauan hemat energi, sebagian besar menteri juga sudah beralih menggunakan mobil dinas Toyota Camry 3.000 cc. Tapi masih ada menteri yang memakai Mercy.
Inpres 10/2005 tentang hemat energi tampaknya masih disepelekan pejabat di Kupang. Buktinya, sejumlah kendaraan dinas masih dipakai anak pejabat untuk jalan-jalan ke mal.
Pemerintah mencoba memberikan solusi untuk penghematan BBM dan listrik. Menurut Wapres Jusuf Kalla, biar tidak pakai jas, suhu AC perkantoran dinaikkan.
Jika aturan hemat BBM dirilis pekan depan, ditanggung kencangnya lift, dinginnya AC dan terangnya lampu akan jadi barang langka. Siap-siap naik tangga!
Bukan hal yang aneh lagi kalau kita melihat deretan rumah mewah di kawasan Pondok Indah. Tapi, rumah Komjen Pol Sutanto, benar-benar ruarrr biasa menterengnya.