Kalau tidak salah Polisi mengatakan yang boleh memasuki jalan busway adalah ambulance atau dalam kondisi darurat (banjir). Menurut saya, jika separator busway tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sebaiknya dihilangkan saja.
Para penumpang yang hendak naik bus TransJakarta di Halte Dukuh Atas dipisahkan antara wanita dan pria. Bagi halte lainnya belum bisa diterapkan hal serupa karena alasan teknis.
Pengeolala bus TransJakarta mengaku kewalahan dengan pemisahan jalur masuk bagi laki-laki dan perempuan pada halte-halte padat penumpang. Meski demikian, pengelola tetap berusaha agar uji coba pemisahan jalur tetap berjalan.
Pemisahan antrean penumpang laki-laki dan perempuan di Bus TransJ masih mengalami kendala. Hal ini disebabkan masih adanya halte bus TransJ yang hanya memiliki satu pintu saja.
Polri mendukung langkah pihak manajemen TransJakarta untuk memisahkan antrean laki-laki dan penumpang dalam mencegah terjadinya pelecehan seksual. Polisi pun menyarankan selain pemisahan tersebut, perlu ada CCTV di dalam bus TransJ.
Pemisahan antrean penumpang di halte busway dinilai belum cukup memberikan keamanan dan kenyaman bagi penumpang bus TransJakarta. DPRD DKI mengusulkan agar setiap bus TransJakarta ditambah satu petugas.
Petunjuk pemisahan antrean penumpang laki-laki dan perempuan sudah ditempel di berbagai halte busway. Namun penumpang yang mengantre di koridor I (Blok M-Kota) dan koridor IV (Dukuh Atas-Pulogadung) masih saling berdesakan.
Sejak kasus pelecehan Anton terhadap Foni beberapa waktu lalu terungkap, TransJakarta kini menerapkan sistem antrean baru terhadap penumpangnya. Antrean masuk dan keluar TransJakarta di setiap halte dipisah antara laki-laki dan perempuan.