Setelah lumpuh sekitar 11 jam, jalan tol dari Perak menuju ke Satelit maupun sebaliknya, kembali dibuka. Polisi berhasil membubarkan massa anti Aremania.
Penjagaan polisi tak hanya di sekitar Tol Waru. Untuk mengantisipasi pecahnya kembali tawuran antara warga dengan suporter Arema di tol, aparat kepolisian menjaga titik rawan seperti jembatan penyeberangan (fly over).
Tabrakan beruntun melibatkan 8 kendaraan di tol Satelit mengarah ke Perak terjadi di KM 7.600 dan KM 6.400. Akibatnya arus lalu lintas padat beberapa ratus meter ini.
Tabrakan beruntun melibatkan 11 kendaraan terjadi di Jalan Tol arah Waru-Tanjung Perak. Dalam waktu hampir bersamaan, tabrakan beruntun itu terjadi di KM 13.300 dan KM 13.800.
Dampak genangan air hujan di depan RSI Wonokromo membuat arus lalu lintas dari Jalan Ahmad Yani menuju Wonokromo padat merambat. Antrean kendaraan terpantau sekitar 3 kilometer.
Banjir di wilayah Surabaya Barat berdampak terhadap kemacetan lalu lintas. Jalan Demak dan Jalan Dupak Rukun macet akibat genangan air di kawasan Margomulyo.
Kecelakaan terjadi di Jalan Tol KM 13.200 dari arah Satelit-Waru. Sebuah truk gandeng yang mengangkut kebutuhan bahan pokok, gandengannya terguling dan muatannya tumpah.
Kecelakaan terjadi di Jalan Tol Waru-Perak. Truk yang mengangkut biji kapuk terguling di lajur Satelit ke arah Waru. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.