Iran mengutuk serangan terbaru AS yang dianggap merusak upaya diplomatik. Kementerian Luar Negeri Iran menyebutnya ancaman serius bagi perdamaian internasional.
Militer AS melancarkan serangan 90 menit ke Iran, menghancurkan lokasi rudal dan pertahanan. Sudah lebih dari 260 orang terluka, termasuk wanita dan anak-anak.
Kelompok Houthi, yang bermarkas di Yaman, menembakkan rentetan rudal ke wilayah Arab Saudi, setelah menuduh Riyadh membombardir Bandara Internasional Sanaa.