Di sela-sela kunjungannya ke kantin Lenggang Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dicurhati salah seorang pedagang, Emiwati, tentang dagangannya yang sepi.
Sejak pagi pukul 07.00 WIB, sisi Jalan MH Thamrin menuju kawasan Monas dipenuhi jajanan gratis untuk warga dari relawan Jokowi-JK. Setelah jajanan ludes, para PKL muncul menggantikan posisi para penjaja makanan gratis ini.
Pemkot Jakbar bertindak tegas dengan menahan kartu identitas pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Bahkan sejak diberlakukan sudah ada 53 pengunjung yang tertangkap.
Para pedagang Tanah Abang di blok G tak merasakan hingar bingar keramaian pengunjung seperti di Blok A dan B. Menurut mereka, penyebabnya adalah masih banyak PKL yang berseliweran di jalanan tersebut.
“Kalau sakit yang kami rasakan sudah sampai ke kepala kami akan turun ke bawah, kalau sekarang sakitnya masih di sini,” kata Mustafa sambil menunjuk perutnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menempatkan Satpol PP di Tanah Abang hingga dua bulan ke depan. Minimal sampai selesai renovasi Blok G dan para pedagang mulai betah berdagang di sana.
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang dianggap sebagai biang kemacetan. Para pedagang yang membuka lapak di trotoar dan badan jalan itu berkilah kemacetan bukan karena mereka.