Kota Solo hari ini berulangtahun ke 271. Singgah ke kota ini wajib mencicipi gudegnya yang khas. Gurih sedikit manis dengan sambal goreng yang pedas. Uenak!
Terbangun tengah malam dan lapar? Langsung teringat warung gudeg legendaris ini. Ah, gudegnya sedikit nyemek dan tidak terlalu manis dengan opor mlekoh dan ceker yang lembut empuk. Sedapnya!
Buat pencinta kuliner, tempat ini jadi penebus kangen lotek. Maklum saja, lebih dari setengah abad lotek racikan tempat ini memanjakan lidah pelanggan. Apalagi sekarang ada asinan, aneka bubur, rujak, hingga aneka lauk. Selalu kangen ingin mampir lagi!
Nikmatnya menyantap nasi liwet dan lontong Solo kini bisa dicicipi di tempat baru ini. Ada sederatan menu khas Solo yang unik dengan citarasa asli. Acara bersantap lesehan dengan suasana khas Solo menandai peresmian restoran ini.
Beberapa jam lagi, waktunya berbuka puasa? Tidak sempat memasak takjil atau aneka minuman dan makanan manis, jangan khawatir. Karena menjelang berbuka puasa, puluhan pedagang yang berjualan aneka takjil dapat ditemui dengan mudah di berbagai penjuru Kota Bandung.
Tidak sempat memasak takjil atau aneka minuman dan makanan manis, jangan khawatir. Puluhan pedagang yang berjualan aneka takjil dapat ditemui di berbagai penjuru Kota Bandung. Berikut infonya untuk Anda.
Bila sedang melintas di kawasan Tebet, sekalipun sedang kenyang pun saya sering iseng belok ke RM Yogya ini. Percaya, tidak? Rumah makan sederhana ini sudah ada sejak saya berkantor di kawasan Pancoran (Tebet) pada awal tahun 1970-an. Saya ingat berjumpa di tempat itu dengan Lenny Marlina yang ayu kinyis-kinyis di masa itu.