Mangga Dua masuk dalam Laporan Estimasi Perdagangan Nasional 2025 tentang Hambatan Perdagangan Luar Negeri Presiden AS terhadap Program Perjanjian Perdagangan.
Pusat perbelanjaan Mangga Dua menjadi sorotan Pemerintah Amerika Serikat (AS) karena menjual barang bajakan, namun tidak dibahas dalam negosiasi tarif.
Pasar Mangga Dua disorot Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) sebagai pusat penjualan barang palsu dan bajakan. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara.
Mendag Budi Santoso buka suara terkait laporan National Trade Estimate (NTE) Report on Foreign Trade Barriers yang menyoroti Indonesia dibanjiri produk bajakan.