Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan penumpukan 10 ribu kontainer di Tanjung Priok akibat perusahaan importir yang lambat mengeluarkan barang.
BYD, dari produsen baterai hingga raja mobil listrik global, kini menjual 4,6 juta unit per tahun. Mereka juga mendirikan pabrik di Indonesia untuk produksi.