Pelaksanaan UN tahun ini mengalami banyak masalah. Kondisi ini membuat banyak pihak meminta agar pelaksanaan UN dievaluasi kembali. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono termasuk yang menyetujuinya.
Mendikbud M Nuh sedih dan mohon maaf sebesar-besarnya atas karut marut pelaksanaan UN. Ia sempat takut dimarahi Presiden SBY dan siap bertanggung jawab, seperti 3 hal ini:
Kemendikbud langsung mengambil alih proses pengepakan dan pendistribusian soal dan jawaban UN dari PT Ghalia Indonesia Printing. Malam ini, lembar soal dan jawaban UN siap diantar ke 11 provinsi yang mengalami keterlambatan UN.
Ujian Nasional (UN) SMA/MA di 11 provinsi diundur karena berbagai masalah. Anggota Komisi X DPR RI Dedy Gumelar menilai UN tahun ini merupakan yang terburuk.
Presiden SBY sudah beberapa kali berkicau lewat akun twitternya yang baru sejak diluncurkan kemarin. Sore ini, SBY kembali berkicau. SBY memberi 3 pesan terkait UN yang akan dijalani para siswa SMA besok.
"Kalau malam ini seluruh soal kita terima, Senin baru kita distribusikan. Tapi kita tanyakan dulu kesiapan kabupaten dan kota mengingat kondisi geografis yang sulit dan jauh," kata Kadin Pendidikan Kaltim, Musahrim.
UN tingkat SMA/MA di 11 Provinsi yang seharusnya dilaksanakan Senin, 15 April, ditunda hingga Kamis, 18 April karena soal belum dimasukkan ke dalam amplop. Para siswa diminta belajar lebih giat di sela penundaan ini.