Walkot Bogor Dedie Rachim mengungkapkan hasil lab menunjukkan makanan bergizi gratis mengandung bakteri E.Coli dan Salmonella, menyebabkan 210 siswa keracunan.
Pemerintah Kota Bogor menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) buntut ratusan siswa mengalami keracunan usai diduga mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).
Wali Kota Bogor mengungkap hasil lab menu MBG diduga menyebabkan ratusan siswa keracunan. Berdasarkan hasil lab, beberapa makanan mengandung dua jenis bakteri.
Sebanyak 210 siswa di Bogor diduga keracunan makanan bergizi gratis. 34 orang dirawat di rumah sakit, Dinas Kesehatan tengah investigasi sumber keracunan.